Updated News

Sort By

Couture Fashion Week New York resmi digelar pada hari Jumat, 8 September 2017. Bertempat di Broadway Ballroom, Crowne Plaza Times Square Manhattan, New York, acara ini merupakan kerja sama Sariayu bersama Kriya UKM, Kemendikbud, Telkom Indonesia dan Indonesia Fashion Gallery New York dalam mendukung 3 desainer Indonesia berbakat, yakni Dwi Rahayu x Aqil, Silka, dan Geraldus Sugeng menampilkan kreasi terbaru mereka. Dalam acara tersebut, Sariayu dengan bangga mendukung gelaran fashion show tiga desainer Tanah Air berbakat ini dengan menjadi sponsor utama produk kosmetik Indonesia di runway Crowne Plaza lewat seri rangkaian tata rias Sariayu Tren Warna 2017 Inspirasi Gili Lombok. Ketiga desainer; Dwi Rahayu x Aqil, Silka dan Geraldus Sugeng, masing-masing terinspirasi membuat karya dari keindahan Nusantara. Dwi Rahayu x Aqil mengambil inspirasi keindahan Gili Lombok . Silka mempersembahkan karya yang terinspirasi dari keindahan Krakatau dalam koleksinya yang bernama “Beauty of Krakatoa”, dan Geraldus Sugeng merepresentasikan indahnya Papua dalam koleksinya “The Harmony of Arch”. Sahabat, ingin mendapatkan tampilan tata rias secantik para model yang melenggang di atas runaway Couture Fashion Week New York 2017? Kunjungi Martha Tilaar Shop terdekat dan dapatkan seri rangkaian tata rias Sariayu Tren Warna 2017 Inspirasi Gili Lombok. Dapatkan pula informasi terbaru dari Sariayu Martha Tilaar dengan like Page Facebook Sariayu Martha Tilaar, follow akun resmi Twitter serta Instagram Sariayu.

Tanggal 9 Agustus 2017, Jember Fashion Carnaval (JFC) resmi digelar sehabis pembukaan oleh Presiden JFC, Dynand Fariz dan Wakil Bupati Jember, Muqit Arif. Setia menyertai karnaval yang telah diadakan dan menginjak tahun ke-16 pada tahun ini adalah Sariayu Martha Tilaar sebagai partner make-up dan hairdo para peserta karnaval. Di tahun ini, JFC mengusung tema besar ‘Victory, Unity in Diversity’. Berisi 10 tema unik, keseluruhannya merepresentasikan perjalanan JFC dalam meraih prestasi level dunia. Tahun ini defile-defile yang ditampilkan terinspirasi dari kostum-kostum karya Dynand Fariz. Kostum maha karya Dynand Fariz sendiri berhasil memenangkan kompetisi internasional seperti, Best National Costume Mister Internasional 2010 Jakarta (Bali), Manhunt International 2011 di Korea Selatan (Mystical Toraja), Mister Universe Model 2011 di Republik Dominica (King of Papua), Miss International 2014 di Tokyo, Jepang (Tale of Siger Crown), Miss Supranational 2014 Warsawa, Polandia (Princess of Borneo), Miss Universe 2014 USA (Chronicle of Borobudur), Miss Supranational 2016 Polandia (Mythical Toraja), Miss Tourism International 2016 di Malaysia (Wondeful Betawi), Top 5 Costume saat acara Miss Universe 2016 (Unity in Diversity - Garuda). Dynand Fariz mengatakan, JFC berhasil menempatkan diri sebagai karnaval ketiga di dunia setelah NottingHill, Amerika Serikat dan Reunion, Prancis. Sementara itu, Muqit Arief dalam sambutannya mengatakan JFC 2017 ini menjadi karnaval paling istimewa karena ditonton secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pada puncak acara di hari Minggu, 13 Agustus 2017. Selain menjadi makeup dan hairdo partner dan turut ramaikan karnaval ketiga bergengsi di dunia ini, Sariayu mengundang Miss Indonesia 2017 Achintya Nilsen serta mengadakan beauty class bagi warga Jember. Ingin menelusuri berita terlengkap dari Sariayu di JFC 2017? Sahabat dapat memasukan kata kunci #SariayuxJFC2017 di kolom pencaharian social media. Ikutipula semua berita terbaru Sariayu dengan like Page Facebook Sariayu Martha Tilaar, follow akun resmi Twitter serta Instagram Sariayu.

Meski Hari Raya Lebaran telah usai beberapa hari sebelumnya, tak ada salahnya jika Sahabat menilik kebutuhan fashion dan kecantikan apakah yang akan in tren untuk tahun berikutnya. Untuk itu, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) menggelar Ramadan Runway 2018 di Kota Kasablanka, Jakarta. Dalam acara bertajuk ‘Purity of Ramadan’ yang telah diselenggarakan untuk yang ke lima kalinya ini, Sariayu turut memberikan dukungan dengan menjadi partner make up resmi Ramadan Runway 2018. Acara Ramadan Runway 2018 ini berlangsung dari tanggal 1 Juni 2017 – 2 Juli 2017 di Mozaik Walk, Fashion Atrium dan 19 Juni 2017 – 2 Juli 2017 di Food Society. Ketua APPMI DKI Jakarta Rudy Chandra, sebagai pihak penyelenggara, menuturkan jika tema Purity of Ramadan ini telah disesuaikan dengan makna bulan suci bagi umat Islam. Tema yang sama pun menjadi payung besar serta benang merah untuk setiap karya peragaan busana para desainer. Para peserta Ramadan Runway semakin meningkat setiap tahunnya. Melalui kurasi ketat, terpilihlah 78 label busana muslim dari total 120 brand yang mendaftar. Sayangnya, akibat keterbatasan yang ada, hanya ada sekitar 50 brand yang tersisa. Terhitung 22 desainer menampilkan koleksi busana Lebaran diantaranya, Manjha Hijab Ivan Gunawan, Jenahara, Abee by Ariy Arka, Nita seno Adji, Harry Ibrahim, Rudy Chandra, Kursien Karzai, dan yang lainnya. Rudy menuturkan, aka nada empat desainer yang menggelar peragaan busana dan dapat disaksikan oleh masyarakt luas setiap akhir pekan di area Mozaik Walk, Fashion Atrium, Mall Kota Kasablanka. Selain peragaan busana di akhir pekan, Ramadan Runway juga dimeriahkan dengan beragam sajian bermanfaat, mulai dari kegiatan sosial, aneka tutorial berhijab dan berdandan hingga penampilan artis-artis penyanyi papan atas. Sementara itu, di area Food Society, setiap pengunjung Mall Kota Kasablanka dimanjakan dengan aneka kuliner yang khusus dibuat hanya selama bulan puasa. Adakah dari Sahabat yang telah berkunjung ke acara Ramadan Runway 2018? Simak terus semua berita terbaru dari Sariayu dengan like Page Facebook Sariayu Martha Tilaar, follow akun resmi Twitter serta Instagram Sariayu.

Tertanggal 7 Juni hingga 18 Juni 2017, Ramadan in Style kembali diadakan untuk yang kedua kalinya. Melalui Tren Warna 2017: Gili Lombok The Colors of Asia, Sariayu pun hadir dan turut mendukung acara yang sekaligus menjadi ajang menggaungkan tren serta keragaman gaya modest wear kreasi desainer dan label Indonesia sebagai sponsor make up resmi dengan memberikan warna berbeda bagi penampilan para model yang akan mempresentasikan karya mereka. Belakangan, industri busana sopan dan tertutup atau yang lebih dikenal dengan modest wear semakin berkembang dengan pesat. Pasalnya tidak hanya dicari pengguna busana muslim, busana ini juga sangat diminati oleh masyarakat yang lebih luas. Melihat hal ini, Pemerintah Indonesia pun menilai fashion muslim merupakan komoditi paling potensial untuk memasuki pasar internasional dengan mencanangkan target Indonesia sebagai pusat fashion muslim dunia. Dengan menjadi kiblat mode muslim dunia, berarti menjadi pusat inspirasi atau tren, pusat standardisasi kualitas, pusat produksi, dan pusat belanja. Kebutuhan akan modest wear di pasar domestik yang terus melonjak naik belum tergarap secara optimal. Terutama saat momen Ramadan dan hari raya Idul Fitri mengalami peningkatan secara signifikan dari hari biasanya. Untuk itulah, para pelaku sektor bisnis ini di tanah air, mulai dari desainer hingga label modest wear, dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Sehingga Indonesia tak hanya menjadi pangsa pasar atau konsumen dari produk buatan luar negeri, melainkan dapat menjadi sentra belanja modest wear skala global. Ramadan in Style yang merupakan kerja sama antara Fashion Chamber (IFC) bersama Gandaria City dan Ditali Cipta Kreatif sebagai organizer hadir untuk merealisasikan komitmen dalam memberikan kesempatan kepada desainer dan label modest wear Indonesia untuk meningkatkan kompetensi produk sekaligus memperkuat pondasi bisnisnya. Dalam acara ini, turut hadir ragam produk modest wear Indonesia serta alternatif busana hari raya Idul Fitri, melalui fashion show dan exhibition. Tidak hanya itu, acara ini pun dilengkapi dengan acara hiburan yang inspirati seperti talkshow, meet & greet, tausiyah dan musik religi. Rangkaian fashion show dalam Ramadhan in Style 2017 menampilkan karya desainer dan label asal tanah air, yaitu Hannie Hananto, Najua Yanti, Monika Jufry, Irna LaPerle, Linasukijo, Ella Brizadly, Islamic Fashion Institute dan masih banyak lagi. Sangat diharapkan melalui ajang tahunan Ramadan in Style ini dapat menjadi ruang untuk memperkuat kompetensi pelaku industri modest wear di Indonesia yang tak hanya memiliki kreativitas tinggi, namun juga fondasi bisnis yang solid. Dengan begitu, produk modest wear Indonesia kelak akan berkembang ke pasar global. Ketahui informasi produk dan berita terbaru dari Sariayu Martha Tilaar dengan like Page Facebook Sariayu Martha Tilaar, follow akun resmi Twitter serta Instagram Sariayu.

Pada tanggal 4 September 2016, Martha Tilaar Group telah genap 46 tahun mempercantik wanita Indonesia. Selamat Ulang Tahun ke 46 tahun Martha Tilaar Group #HUTMTG #46thMTG 

Sariayu Color Trend, salah satu rangkaian produk Sariayu yang sejak diciptakan pertama kali di tahun 1987 dan hingga kini diciptakan khusus setiap tahun, kembali mengeluarkan koleksi terbarunya. Kemegahan, keindahan dan kekayaan makna dari gunung Krakatau dan Kain Tapis khas Lampung menjadi sumber inspirasi yang mengilhami terciptanya rangkaian warna koleksi tata rias Sariayu  Color Trend 2016 “Inspirasi Krakatau”.   Di tengah dunia digital yang kian berkembang pesat, Sariayu turut menggandeng beberapa beauty blogger dan fashion blogger dalam kegiatannya. Salah satunya adalah Beauty Gathering with Beauty Blogger yang berlangsung di Empirica SCBD Lot 8 pada 20 Februari lalu. Para beauty enthusiast & beauty blogger yang hadir begitu antusias menyambut dan mencoba koleksi Sariayu Color Trend 2016. Kolaborasi ini tidak berhenti begitu saja, dilanjutkan dengan acara Sariayu Beauty Avengers yang diselenggarakan di Presidential Suite Raffles Hotel pada 26 Februari lalu.   Disana terjadi Kolaborasi besar Indonesian Top Fashion Designers dengan 10 Beauty Bloggers  dengan ratusan ribu followersnya bersama 10 Best Finalist Miss Indonesia 2016. Sebut saja  Opi Bachtiar, Deden Siswanto, Lenny Agustin, Devy Ros, Bramanta Wijaya, Oka Diputra, Ali Charisma, Iwan Tirta, Era Soekamto,  Didi Budiardjo, Geraldus Sugeng, Monika Webber & Ferry Sunarto, dan Angela Chung turut dalam kolaborasi besar yang sedang marak didunia digital ini. Kesepuluh blogger ternama di ranah digital tanah air menampilkan kemampuan dan kreasi makeup mereka dengan memilih gaun karya para desainer terkemuka Indonesia, kemudian merias paras cantik 10 besar Miss Indonesia 2016 untuk memperebutkan gelar “The Best Sariayu Beauty Avengers”. Ini merupakan pengalaman unik baik bagi para desainer yang hasil karya rancangannya dikreasikan dan dikombinasikan dengan signature makeup dari Beauty Bloggers. Para Beauty Bloggers juga senang dapat turut terjun mendukung Indonesia dala kancah mode negeri ini. Penampilan 10 Best Finalist Miss Indonesia 2016 tersebut semakin  memesona dengan busana rancangan desainer terkemuka Indonesia dan hasil makeup unik dari Beauty Bloggers. Sariayu berharap acara ini dapat lebih mendekatkan Sariayu kepada industri kreatif fashion dan para blogger di tanah air dan dapat menumbuhkan energi yang sinergis antara beauty, fashion dan industri kreatif di Indonesia. Ini juga merupakan wujud nyata komitmen Sariayu untuk terus mendukung Indonesian Fashion World.